






Hari Kamis, 15 Oktober 2026 menjadi momen penuh semangat di Kesatrian SMAN 2 Taruna Bhayangkara Jawa Timur (SMADATARA). Pada hari tersebut, digelar acara penyambutan dan kedatangan resmi bagi para calon pemimpin masa depan, yakni Taruna Bhayangkara Angkatan VIII. Suasana kesatrian dipenuhi antusiasme menyambut langkah awal para taruna yang siap menempuh pendidikan karakter dan kedisiplinan.
Kegiatan kedatangan ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 14.30 WIB hingga selesai bertempat di lingkungan Kesatrian SMAN 2 Taruna Bhayangkara Jawa Timur. Waktu sore tersebut dipilih untuk memberikan ruang bagi persiapan sarana dan prasarana penataan kesatrian, sekaligus memastikan alur kedatangan dan penerimaan para taruna berjalan tertib, aman, dan kondusif.
Para Taruna Bhayangkara Angkatan VIII hadir dengan gagah mengenakan seragam loreng khas kebanggaan mereka. Dengan membawa perlengkapan pribadi berupa koper dan tas jinjing, mereka melangkah mantap memasuki area kesatrian. Raut wajah dipenuhi kedisiplinan, ketegasan, serta tekad yang kuat untuk melatih diri menjadi pribadi yang tangguh, berintegritas, dan berprestasi.
Acara penerimaan dan kedatangan ini diselenggarakan di bawah pimpinan Kepala SMAN 2 Taruna Bhayangkara Jawa Timur, Dr. Elis Santi, M.Pd. Kehadiran dan arahan dari pimpinan sekolah beserta jajaran pengasuh dan pendidik menjadi motivasi awal yang sangat berharga bagi para taruna dalam mengawali masa pendidikan berasrama.
Sebagai salah satu sekolah unggulan ber-berbasis ketarunaan di bawah naungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Polda Jatim, SMADATARA terus berkomitmen mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, serta berjiwa Bhayangkara. Momen kedatangan Angkatan VIII ini selaras dengan jargon “Jatim Cerdas” yang mengedepankan pendidikan berkualitas dan pembentukan disiplin tinggi.
Kedatangan Taruna Bhayangkara VIII pada 15 Oktober 2026 ini menandai dimulainya babak baru perjuangan dan pengabdian para siswa. Diharapkan seluruh proses pendidikan yang akan dilalui para taruna dapat berjalan lancar, memupuk kebersamaan, dan membentuk calon-calon pemimpin bangsa yang siap berkontribusi bagi Indonesia.





Tinggalkan Balasan